Pembukaan: Pertama-tama kita sebaiknya mengetahui bahwa hampir seluruh isi Alkitab telah cacat dan banyak sekali diisi oleh hukum buatan manusia dan pemalsuan.” Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.”[Yeremia 8:8]
Diayat tersebut, terbaca dengan jelas bahwa Yahudi melakukan perusakan dan pemalsuan terhadap Alkitab dengan tradisi buatan mereka, sehingga menjadikan Alkitab penuh kebohongan.
Mari juga kita melihat:
Ulangan 32:
25 maka Musa memerintahkan kepada orang-orang Lewi pengangkut tabut perjanjian TUHAN, demikian:
26 “Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau.
27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.
28 Suruhlah berkumpul kepadaku segala tua-tua sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal yang berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka.
29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila kamu berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya dengan perbuatan tanganmu
Kitab Ulangan memperediksikan bahwa Hukumnya akan dipalsukan. Kitab Yeremiah yang datang kira-kiran 826 tahun kemudian mengkonfirmasikan kebenaran nubuatan tersebut.
Injil Markus:
Catatan: Alkitab ini tertua yang seharusnya paling asli didalam kumpulan kitab Perjanjian Lama.
“Although there is no direct internal evidence of authorship, it was the unanimous testimony of the early church that this Gospel was written by John Mark. (From the NIV Bible Commentary, page 1488)”
“Meskipun tidak ada bukti langsung mengenai ke-pengarangan, namun kesepakatan bersama dari Gereja generasi awal menyatakan bahwa Kitab ini ditulis oleh Yohanes Markus.(Komentar Alkitab NIV, hal 1488)”
Jadi, pada dasarnya, kita tidak mengetahui benar siapa penulis tunggal dari kitab Markus, Yohanes Markus atau bukan. Dan dikarenakan Perjanjian Baru tidak didokumentasikan diatas kertas hingga 150-300 thn (tergantung Kristen mana yang mengatakannya) setelah wafatnya Yesus, maka bagaimana kita tahu bahwa “Kitab Markus” yang sekarang ini bukan ditulis oleh orang-orang pro-Markus?
A new captured image of this book’s corruption:
(http://www.biblegateway.com/passage/?search=Mark%2016:9-20;&version=31;)
Text diatas tertulis: Manuskrip awal (kuno) yang terpercaya dan kesaksian purba lainnya tidak memiliki (tidak ada didalamnya) Markus 16:9-29.”
Sekarang perhatian saya atas kerusakan dan untuk “menjawab-masalah ini” adalah apakah manuskrip (naskah) kuno yang terpercaya” dan siapa “penyaksi-penyaksi purba” tersebut?
Menurut manuskrip awal Kristen, Yesus tidak (pernah) disalib, dan Trinitas adalah dusta. Apa yang disebut sebagai “Alkitab Markus”. bersama-sama dengan seluruh “kitab” dalam “Perjanjian Lama”, di tulis oleh naskah dari pihak ketiga, yang akan kami uraikan dan paparkan pada bagian berikut. Orang-orang yang menulis buku-buku atas nama murid-murid Yesus. Mereka tidaklah asli dan juga bukan Murni Firman Tuhan Semesta Alam.
Jika Alkitab Markus adalah inspirasi dari Tuhan Semesta Alam, maka tentulah kita tidak akan menemukan kerusakan ini, seperti yang merekapun mengakuinya.
Saya harap kalian menyadari dalam membuat asumpsi-asumpsi ini, disaat kamu rela mati demi fakta bahwa Alkitab tersebut adalah Firman Tuhan Semesta Alam!
Lebih lanjut berkenaan Alkitab ini, kami membaca komentari berikut mengenai Markus 16:19-20)
“Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark.they are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. His Gospel probably ended at 16:8, or its original ending has been lost. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)”
Artinya:
“Keragu-raguan serius muncul mengenai apakah ayat-ayat ini termasuk kedalam Alkitab Markus. Mereka tidak ada dalam manuskrip awal yang penting dan memperlihatkan vocabolari yang ganjil, gaya dan kandungan teologis yang berbeda dengan keseluruhan Alkitab Markus. Alkitabnya mungkin berakhir pada pasal 16:8, atau ayat terakhir mungkin hilang pada bagian itu. (Dari komentari Alkitab NIV, catatan kaki, halaman 1528)“
Kutipan ini memunculkan isu yang serius. Pertama-tama, sebagaimana kita telah lihat diatas pada kutipan pertama, kita tidak punya bukti yang meyakinkan bahwa Yohanes Markus adalah penulis tunggal dari apa yang disebut “Alkitab”. Kedua, kita melihat bahwa Alkitab ini mempunyai masalah serius/mencurigakan didalamnya. Isu didalam Alkitab Markus 16:19-20 sangat menakutkan, karena dimasa sekarang, banyak sekali sekte pemujaan Kristen yang menggunakan bisa ular dalam ritual ibadahnya dan berakhir dalam keadaan sekarat.
Menghapus Markus 16:19-20 secara pribadi akan sangat saya hargai (ini jujur dari lubuk hati saya paling dalam kepada kalian), karena ayat ini banyak orang sekarat karena pagutan ular berbisa. Namun tetap isu pencemaran Alkitab oleh tangan-tangan jahil tetap ada.
Sekarang, tanpa ragu sedikit bahwa kutipan diatas membuktikan bahwa Alkitab sangat mergukan keaslian dan tidak valid. Kutipan “atau ayat terakhir mungkin hilang pada bagian itu” menunjukkan bahwa apa yang kita kenal sekarang “Alkitab Perjanjian Baru” tidak (tidak sepenuhnya) ditulis oleh Markus, Yohanes, Matius dan Lukas…Ini membuktikan bahwa Alkitab telah dipalsukan oleh orang-orang jahil. Apalagi menganggapnya sebagai Firman dari Tuhan Semesta Alam.
Jikalau Yohanes Markus bukan penulis dari Markus 16:19-20, lantas siapa yang menulisnya? Dan bagaimana kalian dapat membuktikan dari siapa pemiliknya? Apalagi membuktikan bahwa ayat tersebut sebagai wahyu Tuhan Semesta Alam. Seperti yang telah kita lihat pada kutipan pertama diatas, kita tidak bahkan tidak tahu bahwa Yohanes Markus adalah benar-benar penulis tunggal dari “Alkitab Markus”.
Jika merujuk pada kasus ini, maka kita punya bukti cukup untuk membuang seluruh isi Alkitab Markus dari Injil, karena tentulah anda tidak bisa mengambil sebagian isinya kemudian berkata bagian ini miliknya dan sebagian yang lain bukan miliknya. Apalagi menganggapnya keseluruhan Alkitab cacat Markus sebagai Firman Tuhan Semesta Alam, karena itu adalah penghujatan kepada Tuhan.
Filed under: Kristologi
sebenarnnya si penulis ini beragama apa sih. Kalau Islam, tidak mungkin, kalau kristen mungkin, hanya ia belum dapat mengerti dengan sebenarnya apa yang disebutkan dengan Firman itu. Ia katakan Alkitab itu sudah tidak asli lagi dengan menyetir beberapa ayat. Kalau memang tidak asli, yo katakan yang asli itu yang gimana. Jangan -jangan anda hanya terpengaruh dengan “Katanya”. Itu mah bukan data dan kebenaran. Sedang di Al Quran aja nyebutin … Hai Ahli kitab, engkau tidak dipandang beragama sedikitpun, sebelum engkau menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil( lihat sendiri surahnya). Kalau memang anda Islam, Taurat dan Injil mana yang anda tegakkan ? Kalau anda katakan injil itu sudah dipalsukan, ayo ajaran taurat dan injil yang mana anda tegakkan. Dan kalau dalam Quran itu ada istilah mansuk, apakah Wahyu Allah itu dapat dibatalkan atau diganti dengan wahyu yang lain. Kayaknya Tuhan tidak punya perencanaan yang baik untuk menurunkan wahyu. Apa memang demikian ?
Sedang di Al Quran aja nyebutin … Hai Ahli kitab, engkau tidak dipandang beragama sedikitpun, sebelum engkau menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil( lihat sendiri surahnya). Kalau memang anda Islam, Taurat dan Injil mana yang anda tegakkan ? Kalau anda katakan injil itu sudah dipalsukan, ayo ajaran taurat dan injil yang mana anda tegakkan.
===============
Nah Loh, Anda pahami ayat diatas !!!
Kalimat itu kepada siapa ??? Wahai Ahli Kitab Anda tidak dipandang beragama sedikitpun sebelum menegakkan ajaran taurat dan Injil !!
Anda sudah menegakkan Taurat !!
Coba 10 perintah Musa (Ten Commands) Apa sudah ada dalam Agama Anda ??
Kalau anda katakan injil itu sudah dipalsukan, ayo ajaran taurat dan injil yang mana anda tegakkan.
========
Hehehe……….. …. …..
Apa Anda nggak sadar ajaran Taurat Musa dan Injil Isa sudah ada dalam Alquran ? tolong dipelajari lagi ….
Justru ini pertanyaan buat anda !!
Apakah anda sudah menegakkan ajaran Taurat dan Injil ???
Yesus disunat tapi apa kata Paulus tentang Sunat ???
Yesus Tidak merubah satu titikpun kitab Taurat beserta hukumnya, Apa kata Paulus tentang Taurat dan mengganti dengan hukum kasih ??
Yesus bergantung pada Hukum Taurat tetapi Paulus Tarsus mengatakan bahwa Keselamatan hidup terdapat pada penyaliban Kristus
Yesus mengharamkan Babi, tapi apa katra Paulus tentang Makanan ??
Coba anda cermati, Keyakinan anda apa ikut Yesus atau Paulus ???
Itu baru sekelumit saja masih banyak lagi perbedaan antara ajaran Yesus dan pendahulunya dengan Paulus Tarsus.
nah anda masuk keyakinan mana ??
Sebagai pembanding coba anda baca Kitab Yokabus dan Kitab Kiriman Dari Paulus ???
Anda akan kaget bukan kepalang, kenapa ajaran keduanya saling bertolak belakang.
Lebih dekat mana Antara Yokabus adik Yesus dan sudah materai menjadi Sahabat yesus atau PAULUS Tarsus yang dalam kitabnya mengaku menjadi rasul.
yah, kecuali kalau anda Kristen Protestan, Tidak berguna Kitab Yokabus, Wahyu, Tobit, Yodith bagi anda ….
Diskusi menjadi Panjang………
sebenarnya untuk apa meributkan kitab suci mana yang benar?! menurut saya kitab suci hanyalah rambu2 untuk menuju ke surga. saya beri perumpamaan :
bila anda ingin ke kantor, tujuan utama anda adalah kantor, jalan mana yang ingin anda tempuh agar sampai ke kantor tepat waktu; di dalam perjalanan anda begitu banyak rambu2 lalin dan banyak kendaraan lain selain kendaraan anda. anda berusaha bagaimana caranya agar kendaraan anda tidak bersinggungan dengan kendaraan lain dan tetap mengikuti rambu2 yang ada di jalan, maksud saya adalah : iman adalah kendaraan yang anda gunakan; terserah anda menggunakan kendaraan yang mana, angkot, bus motor atau mobil; rambu2 adalah kitab suci, ia menjadi pedoman dan arah bagaimana agar kita selamat sampai tujuan, “itupun jika kita mentaati rambu2 yang ada dengan kesadaraan bahwa ini untuk keselamatan saya”, sedangkan kantor adalah tujuan utama kita yaitu SURGA, jadi apapun agama, iman dan kitab suci yang kita yakini bukanlah suatu hal perlu diributkan selama kita memiliki kesadaran bahwa tujuan utama yang ingin kita capai adalah SURGA. mengapa kita tidak bekerja sama untuk menciptakan kedamaian untuk mencapai SURGA, bukan meributkan hal2 seperti ini.
Mass-Masse, Mbak-Mbake gak usalah debat mengenahi Siapa penulis asli Alkitab Orang Kristen.
Siapapun Penulisnya Tidak Masalah, asal berisikan Ajaran yang membuat orang berprilaku baik dan tidak berbuat dosa. ini juga berlaku bagi umat beragama atau kepercayaan lain tidak peduli apapun itu.
Menuruk aku meskipun seseorang tidak beragama namun melakukan perbuatan yang baik itu lebih bijak daripada kita terus mencari kesalahan-kesalahan umat beragama atau kepercayaan lain.
Untuk Kita tahu saja sebelum berkembangnya agama dari Timur Tengah dan Eropa di Ibu Pertiwi ini kita sudah beragama. dan tidak ada masalah pertentangan umat beragama.
Menurut aku lagi biarpun beragama kalau kita seperti ini sama saja kita seperti orang jahat . dan tidak mesti orang kafir tidak bisa berbuat baik !!!!!!!!
Let’s make Peace On Earth
(^_^)
Siapapun Penulisnya Tidak Masalah, asal berisikan Ajaran yang membuat orang berprilaku baik dan tidak berbuat dosa. ini juga berlaku bagi umat beragama atau kepercayaan lain tidak peduli apapun itu.
===========
Buat Mas XXX memang sepertinya tidak penting hal-hal tersebut, tetapi Siapa saja yang mengajarkan kebenaran harus Jujur dari Awal.
Jika ada Buku yang itu berisi ajaran yang bisa merubah perilaku Hidup baik dosa maupun amal tetapi tidak Jelas siapa yang membuat apakah anda tidak merasa ganjil, dan bertanya-tanya ??
Kalau anda dari kalangan Terpelajar tentunya tahu artinya Referensi. Referensi inilah yang akan memberikan kita petunjuk siapakah yang kita jadikan Rujukan.
Kalau kita baca suatu buku tanpa mengetahui dengan pasti siapakah pengarangnya dan apa motif dibaliknya terus disitu berisi ajaran-ajaran yang menyimpang apakah anda juga Cuek-cuek saja ??
Ya, Biarin aja, yang penting bukan urusan Gue…. beres… titik….
Apa itu jawaban dari anda ??
Bagaimana kalau yang membaca itu Anak Anda, Keluarga anda yang sangat dicintai, atau siapa saja yang anda kasihi ? Saya yakin anda juga akan melarang membaca buku itu, Kecuali kalau anda tidak punya Hati nurani dan tidak peduli dengan orang lain, yah jawabn seperti diatas.
Berlakulah jujur dari Awal
Sekali Anda Bohong, maka selamanya anda akan berbohong menutupi kebohongan Anda !
nice shot!
wassallam.
Assallam alikum wr wb mas Agung, nice argument
====
Thanks Boz !
maaf sebelumnya. anda mengatakan bahwa alkitab itu bukan berasal dari Allah, sebagai orang kristen saya akan melakukan pemabelaan bahwa alkitab itu memang berasal dari Allah. dan alkitab itu mencakup perjanjian lama dan baru.
penulisan cukup lama, dan alkitab sudah ada sebelum al-quran. dan pengarang itu ialah Allah sedangkan penulis nya adalah pria-pria. jadi mungkin anda menanyakan siapa penulis alkitab? mudah2an ini bisa sebagai jawabannya
Kalau memang berasal dari Allah kenapa bisa Kontradiksi yang sangat Parah antar kitab satu dan yang lainnya ???
APa anda tidak pernah merasa ada kontradiksi diantara KITAB ??
contoh yang paling mudah saja adalah Nenek Moyang Yesus kenapa bisa berbeda Sangat Tajam ?????
Yang Benar Mana ?? Matius atau Lukas ????
Apa anda tidak mengamati itu ??
Ya…. Kecuali kalau anda bersemboyan Soli fide / Hanya Iman……. Anda Nggak perlu Capek-capek ngasih Komentar disini……
Disini kami ingin tahu alasan yang benar menurut Keyakinan anda berdasarkan Alkitab BUKAN BERDASRKAN MENURUT SAYA / PRIBADI SESEORANG.
SO.. Coba Buktikan Menurut ALKITAB BAHWA ARTIKEL DIATAS SALAH ??? JANGAN MENURUT ANDA !!
Saya Tunggu JAwabannya ??
assalamualaikum… mas..
KLO MENURUT SAYA.. itu yang akan selalu sy ucapkan..karena yang bertindak adalah saya.. dasarnya saya manusia yang mempunyai keterbatasan dalam memahami kitab suci yang maha hebat. ini opini saya. semua kitab al quran atau injil itu dari Tuhan/Allah/ apa sajalah sebutannya untuk yang maha tinggi.. mau pilih yang benar yang mana terserah keyakinan sampeyan masing-masing..klo sudah yakin jalankan sendiri2 jangan ngusik yang lain.. sampai matipun anda ndak akan pernah genap menjalankan isi kitab itu.sy selalu begini karena hy ingin tercipta kedamaian dalam perbedaan.. yang islam ya biar islam yang kristen, yang budha, yang hindu ya biarkan. yang penting kedamaian mas…bagaiman kita dapat beribadah khusuk kalo hidup tidka dalam kedamaian ..ada rasa dengki, musuhan dalam hati kita, sesama manusia saja berburuk hati,bagaiman dengan tuhan mu,allahmu,, mentang-mentang tuhan ndak keliatah lalu dapat diabaikan…sudah mas.wasalam
Kebenaran Kitab lebih valid bila ditulis ketika Kejadian Berlamgsung.oleh Orang-orang yang Terlibat sendiri dan dapat membaca dan menulis dengan baik.
Kebenaran Kitab kurang valid jika hanya berdasarkan Ingatan, karena kelemahan manusia adalah Lupa. Apalagi baru ditulis oleh orang lain tidak terlibat langsung ketika kejadian tersebut sudah lama berlalu.
Alkitab ditulis oleh orang-rang terlibat sendiri yang dapat membaca dan menulis dengan baik pada saatnya.
Masalahnya Anda Benar2 Tidak Tahu siapa Penulis kitab-kitab Anda itu !
Anda nggak tahu apa yang dikatakan Kaum terpelajar Anda tentang Kitab Anda, Siapa Pengarangnya ??
Siapa Penulis Kitab Kejadian ?
Mungkin Musa
Siapa Penulis Kitab Keluaran ? Mungkin Musa
Siapa Penulis Kitab Habakuk ? Tidak Diketahui
100% Kitab Perjanjian lama dan baru Penulisnya Diragukan…
Anda seharusnya mempelajari Kitab anda sendri..
Masak Nabi Musa Bisa Mencatat Kisah Kematiannya Sendiri ….
Apakah Seperti itu Apa yang anda maksudkan……
Sekarang Kita Lihat sekarang ini……
Penulis Kitab jaman sekarang sebagai Bahan referensi… dari setiap Perkataannya secara Detil….
Apabila Ada Kitab Desas Desus yang tidak diketahui pengarangnya bahkan Terpelajar Kristenpun ragu2 dengan hal itu kenapa MASIH DIJADIKAN REFERENSI MUTLAK ??
Kalau Anda Hidup Jaman Sekarang yang Berfikir ILMIAH tentunya Menolak mengambil Dasar Tanpa Asalnya !!
Ayah Saya Ini Katolik Ordo Jesuit jadi Saya tahu betul Dengan KITAB INJIL Anda itu………
Dari membahas Asal-usul Kitab anda saja Sudah tidak Jujur….. Apalagi mau Membahas ISINYA.
Bagaimana Anda sebegitu Yakinnya sampai2 Kitab Yang Tidak Diketahui siapa Pengarangnya Dijadikan Pegangan ILMIAH…
Saya Yakin Kalau Anda Seorang Sarjana Tidak akan percaya begitu saja dengan hal Itu….
Kecuali kalau Anda hanya Meyakin Kristen secara DOGMATIK…
Ya Habis Segala Urusan… Akal dan Hati anda Tidak akan Berguna….
Ini saya masih belum membahas Plagiatisme, Kontradiksi, INTERPOLASI KItab INJIL…..
ketika Saya tanya Anda Mana yang benar Silsilah YESUS itu ??
Anda tentunya Akan menjawab DIPLOMATIS Gaya Missionaris… Kecuali kalau anda mengakui kalau itu adalah kekeliruan ALKITAB…..
tapi saya ragu anda akan Jujur menjawabnya….
Saya lebih yakin Anda Menjawab Diplomatis seperti keterangan Diatas….
Ketika Anda Harus jujur dalam bersaksi…. dipersidangan dengan memberikan 2 Pernyataan Yang berbeda tentunya Anda Mempunyai 2 Resiko :
1. Salah Satu benar yang Lain adalah Dusta….
2. Kedua2nya SALAH SEMUA………
Bisakah dari kedua Opsi tersebut, ANDA MASIH MENGANGGAP 2 PENYATAAN ANDA ITU BENAR SEMUA ??
itu Baru membahas Sebagian kecil tentang Kontradiksi Injil….
Anda Harus Siap dengan INTERPOLASI dalam INJIL…
Kalau Anda Nggak Paham Maka Anda Hanya Mengikuti DOGMATIS aja sehingga berdebat sampai Kapanpun ANDA tetap pada Dogma……
Saya Tunggu anda,
Kalau Jawaban Anda Hanya DOGMATIS SAJA tanpa memberikan BUKTI YANG KUAT TENTANG KITAB ANDA ITU…
Saya terpaksa Nggak Layani Komentar Anda !!!
Sepertinya anda sama sekali tidak percaya terhadap Kitab Perjanjian Lama (Taurat) dan Perjanjian Baru (Injil), walaupun sudah dikurangi surat-surat yang anda katakan sisipan-sisipan. Itu berarti Anda juga meragukan Kitab yang bagi pemeluknya dianggap sebagai Lanjutan dari kedua Kitab tersebut yaitu Alquran yang isi awalnya sebagian besar adalah Taurat dan Injil. Berarti para pemeluknya percayai Kitab tersebut secara Dogmatis.
Nah Justru anda Ini yang benar2 Nggak paham dengan Islam.
Kami Percaya Dengan Injil dan taurat itu yang dibawa Musa dan Isa Bukan berdasarkan cerita Orang mas…
Kalau Anda Bisa Buktikan taurat dan Injil itu Benar2 berasal dari Nabi musa Dan Isa Silahkan Buktikan disini ?
Yang Ada sekarang ini adalah Injil Septuaginta yang terdiri dari Injil Karangan Matius, Markus, lukas dan Yohanes. Nama2 itupun Bukan Nama Sahabat Isa generasi pertama mas. itu sudah jauh- jauh puluhan tahun setelah kejadian baru menulis Kisah tersebut sehingga dibukukuan menjadi Injil.
beginilah Kalau Anda nggak paham Kitab Anda Sendiri !
Saya Tanya Sama Anda Bisakah Anda buktikan Kitab Perjanjian Lama maupun Baru itu berasal Selain dari SEPTUAGINTA (bahasa YUNANI).
Bisakah Anda Tunjukkan Kitab Injil yang anda Pegang Itu Berasal dari Bahasa Aramik asli Bahasa Para Nabi termasuk YESUS sendiri ???
Sekali Lagi mas, Anda Salah Dalam hal keyakinan islam tentang Injil dan taurat.
Umat Muslim sama sekali tidak percaya dengan Kitab Anda yang berbahasa Asal YUNANI TERSEBUT karena itu bukan KITAB Para NABI termasuk YESUS.
Anda bisa menanyakan yang lebih pintar dilkalangan Anda tentang Status Pengarang KITAB2 TERSEBUT ??
Anda Orang Kristen tetapi nggak Punya Kitab INDUK SEPTUAGINTA maka sampai saya berbusapun kalau saya tunjukkan Ayat-ayat yang disisipkan / PALSU pun anda Nggak akan PAHAM. Percuma.
jangan2 Anda baru tahu kali ini “SEPTUAGINTA” ?
Ketika Saya tanya Ini
Saya Tanya Sama Anda Bisakah Anda buktikan Kitab Perjanjian Lama maupun Baru itu berasal Selain dari SEPTUAGINTA (bahasa YUNANI).
Bisakah Anda Tunjukkan Kitab Injil yang anda Pegang Itu Berasal dari Bahasa Aramik asli Bahasa Para Nabi termasuk YESUS sendiri ???
Jawabannya Pasti LAGU LAMA…
Kita nggak percaya dengan Kitab Lisan….Wahyu… dan kalimat sejenis dengan itu.
Sudah beratus2 Kalimat itu kudengar dari Saudara2 anda ketika saya tanya hal itu…
Sabar…, diskusi itu harus dengan hati terbuka.
Saya juga menjelaskan di blog saya mengenai Alkitab.
Salam.
hai kamu orang orang yang mengenal dengan baik banyak kitab-kitab…
apakah kamu diajarkan untuk menerima kitab itu untuk diikuti mati sesuai dengan isinya
berpikirlah…
kitab itu untuk ditelaah ke hal-hal yang baik lalu untuk di pikir ke hal yang positif en then dilakukan.
banyak hal yang baik dan buruk dalam setiap kitab namun kita yang perlu think to be better not to find where is the true n where is the wrong….