http://en.allexperts.com/e/t/th/the_exodus.htm
“The Biblical account in Exodus 12:37 refers to 600,000 adult Hebrew men as leaving Egypt and travelling with Moses. According to many Jewish sources, the total number of Israelites (including women and children) numbered around three million. The exodus also included droves of livestock.”http://biblia.com/jesusbible/exodus.htm
The People of God were 70 persons when they came to Egypt in Genesis, now there are 3 million, but under slavery of Egypt… God used Moses to liberate them, it is the book of the life of Moses.
Jadi menurut Kristen, eksodus Moses dari Tanah Mesir menuju Gunung Sinai itu melibatkan sekitar 2juta-3 juta jiwa bani Israel.
Lalu bagaimana tanggapan ahli arkaeologi ?
http://en.allexperts.com/e/t/th/the_exodus.htm
“Recent archaeological research has not been able to confirm the biblical account.”
Jika Anda memiliki daya imajinasi yang membumbung tinggi, maka pikirkanlah : Menurut Bible ada 70 orang bani Israel (Kejadian 46:27) bisa berkembang biak menjadi 2-3 juta hanya dalam tempo 200-300 tahun !!
Komentar
Setahun setelah eksodus, Musa menghitung jumlah pria berusia 20 tahun keatas dan jumlah kekuatan perang. Jumlah mereka didapati sebanyak 603.550 jiwa Yahudi (see. Bilangan 1:20-46). Suku Lewi tidak termasuk dalam jumlah tersebut, begitu juga dengan perempuan segala usia, laki-laki tua, dan anak muda dibawah usia 20 thn.
Jadi dengan memasukkan kelompok-kelompok ini kedalam perhitungan, kita dapat menyimpulkan bahwa menurut Perjanjian Lama jumlah orang Israel yang ikut dalam eksodus kira-kira 2-3 juta orang, yang berdasarkan pendapat sebahagian Kristen adalah 2 juta jiwa. Kristen lainnya berpendapat ada sekitar 2,5 juta jiwa. Situs tsb memperkirakan 3 juta Jew.
Saya ingin menyerahkan kepada pembaca yang punya daya imajinasi luar biasa yang membumbung tinggi untuk mengkalkulasikan bagaimana mungkin bani Israil yang hanya 70 orang baru tiba di Mesir, bisa berlipat ganda populasinya yaitu menjadi 2-3 juta jiwa hanya dalam tempo 200-300 tahun, terutama ketika bayi lelaki mereka dibunuh scr sistematis oleh kebijakan Firaun selama beberapa dekade sebelumnya ??
Komentar
Anda belum membaca ayat berikutnya :
Keluaran 1
21 Dan karena bidan-bidan itu takut akan Allah, maka Ia membuat mereka berumah tangga.
22 Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: “Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah hidup.”
Pada ayat 1:21, bidan-bidan tidak berani membunuh bayi-bayi Israel. Namun pada ayat 22, Firaun menyuruh seluruh rakyat (bukan hanya bidan) untuk melemparkan bayi Israel kedalam Sungai Nil.
Artinya dibunuh sistematis, bukan?
| Kristen “C”: |
Lha mas, trus angka 2-3 jutanya dari mana ?Bisa kasih referensinya dari Alkitab ? Atau hanya asumsi anda saja ? |
Angka 2juta berasal dari pendeta dan pakar Kristen yang mengklaim kerasukan “Roh”, kalkulasikan sendiri dong atau tanya pendeta mu keq, kok jadi tanya saya. Saya ini hanya mengutip apa kata pakar dan pendeta Kristen. 
Sukar benar menjelaskan pada orang Kristen. Hei Kristen, yang saya minta dari Anda itu, hitung dong bagaimana bisa 70 orang bisa mencapai 2 juta-3 juta orang Israel dalam tempo 200-300 tahun?
-Memangnya semua wanita Yahudi mampu melahirkan secara continue setiap tahun ?
Dalam sebuah bangsa, tidak mungkin 100% wanitanya fertil semua. Pastilah sudah ada yang memasuki tahap menopouse (bagi yang lansia), atau bahkan steril (mandul dari sono-nya), atau sedang bukan masa subur (tidak bisa dibuahi).
-Memangnya semua wanita Yahudi mampu melahirkan anak kembar secara continue setiap tahun ?
Sekarang saya akan bantu sedikit mensimulasikan perhitungan kitab Bilangan mengenai populasi Israel yang eksodus dari Tanah Mesir pada zaman nabi Moses.
Bilangan 1:20 (LAI BIS)
Orang-orang lelaki yang berumur dua puluh tahun ke atas yang sanggup menjadi tentara, didaftarkan namanya menurut kaum dan keluarganya, mulai dari Ruben, anak sulung Yakub sampai dengan Naftali. Jumlah mereka adalah: (Suku-Jumlah orang), Ruben-46.500, Simeon-59.300, Gad-45.650, Yehuda-74.600, Isakhar-54.400, Zebulon-57.400, Efraim-40.500, Manasye-32.200, Benyamin-35.400, Dan-62.700, Asyer-41.500, Naftali-53.400; Seluruhnya: 603.550.
Ingatlah bahwa: Suku Lewi, perempuan (bayi, anak, remaja, tua), manula, bayi pria, bocah pria, ITU SEMUA BELUM DISENSUS!!
Tidak mungkin 603.554 orang! Masak cuma nambah 4 orang Yahudi (1 orang Lewi, 1 orang wanita, 1 orang manula, 1 orang bayi pria).
-Lewi adalah 1 dari 12 suku Israel, masak 1 suku Lewi contentnya hanya 1 orang !
-Masak cuma ada 1 orang wanita Yahudi, tidak mungkin bangsa Israel hanya memiliki seorang wanita saja? Jika asumsi rasio pria berbanding wanita 1:1, berapa coba ? Jika rasio nya 1:2 berapa ? Begitu dong Anda itu mengkalkukasikannya!! Bukannya malah muter-muter tidak karuan dengan cara berkutat diangka 603.550 Israel. Angka 603.550 itu kan belum semua populasi Israel, masih banyak komponen masyarakat Israel yang belum disensus oleh Moses.
-Dari 12 suku Yahudi, masak cuma 1 orang manula !
-Dari 12 suku, masak cuma 1 orang bocah pria/bayi pria !
Jadi tidak mungkin 603.554 BUKAN ??
, tanya dong pendeta Kristen yg mengaku dirinya kerasukan “roh” saat minggu, kok jadi tanya saya
. Saya hanya mengutip apa kata pakar Kristen bhw ada sedikitnya 2 juta Yahudi !!
Jadi maksud saya, angka yang disodorkan pakar dan pendeta Kristen bahwa ada sekitar 2juta-3juta orang Israel yang eksodus dari Tanah Mesir itu memang masuk akal (dengan asumsi tanpa melihat periode waktu berkembang biak yaitu 200-300 tahun), mengingat beberapa komponen masyarakat Israel yang belum disensus.
Namun jika 70 orang Israel berlipat ganda menjadi 2juta-3juta orang Israel dalam tempo 200-300, dapatkah Anda mensimulasikan perhitungannya secara sistematis?
Saya mempercayai kisah eksodus, karena diterangkan oleh Al-Qur’an. Namun, jika rincian kisahnya menurut Bible, akal sehat saya tidak bisa menjangkau : Bagaimana bisa 70 orang Israel berkembang biak menjadi 2juta-3 juta Israel dalam tempo 200-300 tahun?
Saya yakin, Yahudi telah melebih-lebihkan kisah ini, sebagaimana mereka seringkali melampaui batas.
Kesimpulannya :
“orang-orang Yahudi. amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merobah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilah.” Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (QS 5:41)
“Dan diantara mereka (Yahudi) ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.” (QS Al Baqarah 78)
Sumber :
-Bible LAI edisi Bahasa Indonesia Sehari-hari (LAI BIS)
-Bible LAI edisi Terjemahan Baru (LAI TB)
DIarsipkan di bawah: Kristologi

ah anda ini aneh. kalo ada pdt yg ngaku2 kerasukan “roh kudus” lsg aja dipercaya. Di mana2 juga banyak mas yang bilang kerasukan “roh kudus”. Kalo emang mau liat angka pastinya ya tinggal lihat aja di alkitab. ada yang disebutkan 2-3 juta orang? ntar kalo saya bilang saya ini kyai trs saya adalah titisan atau reinkarnasi nabi Muhammad, masa anda percaya juga?…caaaapeee deh. Soal begituan mah udah dinubuatkan mas, bakal banyak orang yang ngaku2 kalo mereka itu utusan Tuhan. Kalo mau penjelasan soal berlipat gandanya populasi orang israel tanya aja langsung sm pendeta itu, knp musti tanya sm orang lain? toh, tdk semua orang kristen menyetujui pernyataan pendeta itu kan? he..he..he..
Au ah Gelap !